Papua – Sejumlah tokoh adat dan tokoh pemuda di Tanah Papua mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian dan persaudaraan demi terciptanya suasana yang kondusif di Tanah Papua.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi keamanan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan di tengah berbagai momentum dan dinamika yang berkembang di masyarakat.
Ondofolo Heram Dasim Klewbeuw Sentani Timur, Yansen Ohee, mengajak masyarakat Papua untuk terus menjaga kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya yang beredar melalui media sosial.
Menurut Yansen, perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi alasan untuk merusak persaudaraan maupun mengganggu kehidupan masyarakat lainnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga Tanah Papua tetap aman dan damai. Mari kita jaga persaudaraan, menghormati perbedaan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Yansen Ohee, Sabtu (19/09).
Ia menilai kondisi keamanan yang aman dan kondusif sangat penting bagi masyarakat karena sebagian besar warga menggantungkan kehidupan dari aktivitas sehari-hari. Pedagang, pelaku UMKM, pengemudi angkutan, pekerja harian serta masyarakat lainnya membutuhkan suasana yang aman agar dapat bekerja dan menjalankan aktivitas dengan baik.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan menjaga ketertiban dan saling menghormati, kita ikut menjaga kehidupan masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Tokoh Pemuda Adat Tabi, Kundrat Tukayo, mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk ikut menjaga Tanah Papua sebagai rumah bersama.
Kundrat mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain serta mengganggu aktivitas masyarakat.
“Tanah Papua adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga bersama-sama agar tetap aman dan damai. Jangan sampai perbedaan membuat kita saling bermusuhan atau mengganggu kehidupan masyarakat lainnya,” tegas Kundrat Tukayo.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengarahkan energi dan pikiran pada kegiatan yang positif, seperti bekerja, belajar, berusaha dan membangun perekonomian keluarga serta daerah.
“Anak-anak muda Papua memiliki peran penting dalam menjaga masa depan Tanah Papua. Mari gunakan tenaga dan pikiran untuk hal-hal yang positif, membangun ekonomi dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga serta masyarakat,” tambahnya.
Kedua tokoh tersebut juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memperkuat semangat gotong royong serta menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Papua.
Mereka berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri, tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai serta nyaman bagi seluruh masyarakat.
Dengan terciptanya keamanan dan kedamaian, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, roda perekonomian terus bergerak dan berbagai program pembangunan di Tanah Papua dapat berjalan dengan baik.
Mari bersama menjaga Tanah Papua sebagai rumah kita. Jaga persaudaraan, hormati perbedaan, tolak provokasi dan bersama-sama wujudkan Papua yang aman, damai dan sejahtera.(rd)












